Bawaslu PALI Ajak Generasi Muda Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat
|
BAWASLU PALI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) dengan mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat", Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu PALI dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal proses demokrasi dan penyelenggaraan Pemilu 2029.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten PALI, Lestrianti, Am.Kep, serta Anggota Bawaslu Kabupaten PALI, Fikri Ardiansyah, S.H. dan Fardinan, S.Kom. Kehadiran pimpinan Bawaslu PALI menunjukkan komitmen lembaga dalam memperkuat pengawasan partisipatif sebagai fondasi demokrasi yang berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten PALI, Fikri Ardiansyah, S.H. dan Fardinan, S.Kom, hadir sebagai narasumber yang memberikan materi mengenai pentingnya pengawasan partisipatif, peran strategis masyarakat dalam mencegah pelanggaran pemilu, serta tantangan penyelenggaraan Pemilu 2029.
Ketua Bawaslu Kabupaten PALI, Lestrianti, Am.Kep, menyampaikan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan salah satu program Bawaslu untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga integritas demokrasi. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat, terutama generasi muda, menjadi modal penting dalam menciptakan pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat.
"Kami mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga menjadi pengawas partisipatif yang mampu berfungsi dan bergerak bersama Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi. Pengawasan pemilu adalah tanggung jawab bersama untuk mewujudkan Pemilu 2029 yang bermartabat," ujarnya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten PALI, Fikri Ardiansyah, S.H., menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu merupakan salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam mengawal setiap tahapan pemilu.
Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Kabupaten PALI, Fardinan, S.Kom, mengajak generasi muda untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan media digital sebagai sarana edukasi serta penyebaran informasi positif mengenai kepemiluan. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menciptakan ekosistem demokrasi yang sehat dan bebas dari praktik-praktik pelanggaran pemilu.
Melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat," Bawaslu Kabupaten PALI berharap dapat mencetak agen-agen pengawas partisipatif yang mampu menjadi mitra strategis Bawaslu dalam melakukan pencegahan, pengawasan, dan penguatan nilai-nilai demokrasi di tengah masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Bawaslu Kabupaten PALI dalam memperluas partisipasi publik dan membangun sinergi bersama seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan Pemilu 2029 yang demokratis, berintegritas, serta bermartabat.
Editor : humas bawaslu PALI