BAWASLU PALI IKUTI BEDAH BUKU “PERAN STRATEGIS BAWASLU DALAM MEMPERKUAT DEMOKRASI ELEKTORAL”
|
BAWASLU PALI - Talang Ubi, 3 Maret 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengikuti kegiatan Bedah Buku bertajuk “Dari Norma ke Praktik: Peran Strategis Bawaslu dalam Memperkuat Demokrasi Elektoral” yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya bekerja sama dengan Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan dan Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Sumatera Selatan.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini menghadirkan penulis buku, Dr. Puadi, S.Pd., M.M., yang juga merupakan Anggota Bawaslu RI, serta sejumlah akademisi dari Universitas Sriwijaya.
Dalam sambutannya, Dr. Puadi menyampaikan beberapa pesan penting terkait substansi buku tersebut. Salah satu kutipannya menyentuh makna mendalam peran pengawasan dalam demokrasi:
“Kita sering kali terlalu sibuk menyempurnakan peraturan, namun lupa bahwa aturan sehebat apa pun tanpa penjaga nilai hanyalah seperti jerami tak bernyawa. Karena itu, pengawasan tidak hanya soal prosedur, tetapi juga soal menjaga nurani konstitusi.”
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Bawaslu bukan sekadar lembaga administratif, melainkan institusi etis.
“Ketika Bawaslu bekerja, ia tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi sedang menjaga kontrak sosial antara negara dan warga negara,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu.
“Pengawasan bukanlah pekerjaan eksklusif lembaga semata, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh warga negara. Demokrasi yang sehat adalah demokrasi di mana setiap warga menjadi pengawas,” tambahnya.
Bawaslu Kabupaten PALI yang mengikuti kegiatan melalui platform Zoom Meeting menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai reflektif tersebut. Melalui bedah buku ini, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai posisi strategis Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu yang tidak hanya berperan dalam penegakan norma hukum, tetapi juga berkontribusi pada penguatan praktik demokrasi yang berintegritas.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan Bawaslu, termasuk Bawaslu Kabupaten PALI, dalam melaksanakan fungsi pengawasan pemilu yang profesional, mandiri, dan berkeadilan demi terwujudnya demokrasi elektoral yang bermartabat di Indonesia.
Bawaslu Kabupaten PALI juga menyampaikan apresiasi kepada Dr. Puadi atas terbitnya karya keempat beliau berjudul “Dari Norma ke Praktik: Peran Strategis Bawaslu dalam Memperkuat Demokrasi Elektoral.” Semoga buku ini tidak hanya bermanfaat bagi kalangan akademisi dan penyelenggara pemilu, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dan pencerahan bagi masyarakat luas.
Editor : Humas Bawaslu PALI