Bawaslu PALI Mantapkan Rencana Kerja 2026 untuk Kinerja Optimal
|
#BAWASLU PALI. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar kegiatan pembahasan Rencana Kerja Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kinerja kelembagaan secara optimal. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekretariat Bawaslu PALI dan dihadiri oleh Ketua Bawaslu PALI Lestrianti, Am.Kep, Anggota Bawaslu PALI Fikri Ardiansyah, S.H, Anggota Bawaslu PALI Fardinan, S.Kom, serta diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten PALI.
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu PALI Lestrianti, Am.Kep menyampaikan bahwa penyusunan dan pembahasan rencana kerja merupakan langkah strategis dalam memperkuat perencanaan program dan kegiatan pengawasan ke depan. Ia menekankan pentingnya sinergi dan komitmen seluruh jajaran agar setiap program yang dirancang dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi penguatan kelembagaan Bawaslu PALI.
“Rencana kerja Tahun 2026 harus disusun secara matang, terukur, dan selaras dengan kebutuhan organisasi. Melalui perencanaan yang baik, kita berharap kinerja Bawaslu PALI semakin optimal dalam menjalankan fungsi pengawasan, baik dalam masa non-tahapan maupun tahapan pemilu mendatang,” ujar Lestrianti.
Sementara itu, Anggota Bawaslu PALI Fikri Ardiansyah, S.H menambahkan bahwa pembahasan rencana kerja ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap program-program sebelumnya sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis ke depan. Ia juga menekankan pentingnya inovasi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya mewujudkan kinerja yang profesional dan berintegritas.
“Melalui forum ini, kita tidak hanya membahas program kerja semata, tetapi juga menyusun strategi peningkatan kualitas pengawasan, penguatan SDM, serta optimalisasi pelayanan kelembagaan,” jelas Fikri.
Anggota Bawaslu PALI Fardinan, S.Kom turut menyampaikan bahwa rencana kerja yang disusun harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika regulasi kepemiluan. Ia menilai pemanfaatan teknologi informasi dalam tata kelola kelembagaan dan pengawasan menjadi salah satu prioritas yang perlu diperkuat pada Tahun 2026.
“Kita perlu mendorong pemanfaatan teknologi informasi secara maksimal, baik dalam pengelolaan data, pelaporan, maupun publikasi kegiatan, sehingga kinerja Bawaslu PALI semakin efektif, efisien, dan transparan,” ungkap Fardinan.
Kegiatan pembahasan rencana kerja ini berlangsung dengan suasana diskusi yang konstruktif dan partisipatif. Seluruh jajaran Bawaslu PALI turut memberikan masukan dan saran terkait program kerja yang akan dilaksanakan pada Tahun 2026, mulai dari aspek pengawasan, kelembagaan, hingga peningkatan kapasitas aparatur.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten PALI berharap dapat menyusun rencana kerja yang komprehensif, realistis, dan berorientasi pada peningkatan kinerja secara berkelanjutan. Dengan perencanaan yang matang dan dukungan seluruh jajaran, Bawaslu PALI optimistis mampu mewujudkan kinerja yang optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga pengawas pemilu.
editor : humas Bawaslu PALI